Risiko Judi Online di Tengah Pandemi Corona

Risiko Judi Online di Tengah Pandemi Corona – Ditemukan pada akhir tahun 2019, virus Corona kini telah menyebar ke seluruh belahan dunia. Tak terkecuali Indonesia yang kini pasiennya sudah mencapai puluhan ribu orang dengan jumlah kematian yang juga menyentuh angka ribuan jiwa. Adanya virus Corona telah membawa perubahan besar dalam tatanan hidup masyarakat dunia. Perubahan itu tentu saja menuntut masyarakat untuk menyesuaikan diri agar bisa bertahan.

Penyesuaian di masa pandemi virus Corona terbilang lebih sulit dilakukan. Pasalnya penularan virus Corona bisa terjadi dengan sangat mudah. Maka dari itu, berbagai aktivitas yang melibatkan banyak orang mulai dilarang. Sampai akhirnya banyak orang harus melakukan aktivitas di rumah lebih banyak, termasuk urusan pekerjaan dan pendidikan. Hal ini menyebabkan banyak orang dilanda kebosanan karena terlalu lama di rumah. Kemudian muncul berbagai ide untuk mengisi waktu luang saat di rumah.

Salah satu yang menjadi ide kegiatan menyenangkan selama di dalam rumah adalah bermain game. Ide ini terdengar sangat menarik mengingat sekarang sudah begitu banyak game judi online bermunculan. Dari sekian banyak game modern yang ada saat ini, permainan taruhan online menjadi salah satu yang banyak diminati. Alasannya karena permainan judi online tidak hanya menawarkan kesenangan tapi juga keuntungan jika berhasil menang. Masa pandemi Corona ini juga menjadi masa peningkatan jumlah pemain yang disertai risiko judi online.

Semakin hari, pemain judi online dari kalangan anak muda semakin banyak. Hal ini dirasa wajar karena zaman sekarang merupakan era digital yang merupakan eranya anak muda kekinian dengan segala fasilitas teknologi yang mendukung. Judi online menjadi pertanda bahwa teknologi semakin berkembang namun tidak berarti bahwa risikonya bisa hilang. Bahaya judi tetap nyata tak terkecuali judi yang dilakukan secara online. Inilah beberapa ancaman yang bisa dialami pemain judi online.

Keuangan Semakin Menipis

Risiko judi online sudah pasti akan dirasakan dalam hal keuangan sama seperti halnya dampak judi konvensional. Namun di masa pandemi Corona ini, dampak judi dalam keuangan akan lebih terasa. Hal ini diakibatkan pendapatan yang berkurang karena melemahnya ekonomi. Kebutuhan sehari-hari akan sulit tercukupi jika tidak punya tabungan atau tidak bisa mencari sumber penghasilan lain. Apalagi jika dipakai untuk berjudi, uang pasti akan cepat habis untuk hal yang tidak berguna. Kebutuhan lain yang lebih penting terancam tidak bisa penuhi.

Jadi Tidak Produktif

Anjuran untuk beraktivitas di dalam rumah selama masa pandemi Corona tidak berarti orang bisa santai dengan hal-hal yang tidak berguna. Masa-masa ini harus tetap menjadi masa yang produktif karena kebutuhan hidup terus berjalan. Sayangnya, pilihan untuk bermain judi online selama di rumah justru membuat orang tidak produktif. Orang yang menggemari judi online akan menghabiskan waktu dan tenaga hanya untuk bertaruh. Sementara ia tidak akan punya keinginan untuk melakukan hal bermanfaat lainnya.

Meningkatkan Stress

Segala bentuk keterbatasan dalam masa pandemi Corona membuat banyak orang mengalami stress yang parah. Melemahnya ekonomi membuat hampir semua orang harus kehilangan penghasilan. Hal tersebut tentu menyebabkan stress terlebih ketika mengingat tidak ada kepastian kapan wabah Corona akan lenyap. Memilih judi online sebagai aktivitas selama di rumah tidak akan bisa menghilangkan stress namun justru akan semakin menambahnya. Risiko judi oline terbukti semakin membahayakan selama masa pandemi ini.

Stress akibat judi online di masa pandemi Corona ini sudah pasti disebabkan oleh masalah uang. Keuangan yang selama masa pandemi ini sangat sulit bahkan cenderung kekurangan akan semakin diperparah dengan kebiasaan berjudi online. Cadangan uang yang harusnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makan bisa saja habis karena dipertaruhkan. Kalau sudah begitu, stress yang dirasakan akan mencapai tahap depresi jika tidak ada sumber penghasilan lain yang bisa diandalkan.

Membentuk Kebiasaan Buruk

Memilih judi online sebagai aktivitas dalam melalui masa pandemi Corona jelas bukan pilihan yang tepat. Mungkin di awal, permainan judi online akan terasa sangat menyenangkan. Bahkan kemenangan sangat mungkin bisa dinikmati. Namun semakin lama, terlalu sering melakukan judi online pasti akan membuatnya menjadi kebiasaan. Tentu saja bukan kebiasaan baik, melainkan kebiasaan yang akan menghasilkan efek negatif. Sebagai risiko judi online, kebiasaan ini akan terus dilakukan meski nanti keadaan sudah kembali normal.

Jika sudah menjadi kebiasaan, maka di hari berikutnya seorang pemain judi akan merasa kurang apabila tidak bertaruh. Pemain judi bahkan rela melakukan apa saja demi bisa tetap bertaruh. Bahkan jika ia kehabisan uang modal, maka ia bisa berbuat apapun agar bisa mendapatkan uang kembali. Hal tersebut akan memicu tindakan buruk lain, seperti kejahatan dan menyakiti orang lain. Terbukti bahwa judi online tidak seharusnya menjadi pilihan, baik dalam masa pandemi Corona maupun ketika kondisi telah normal.

Risiko Penyakit Semakin Mengancam

Risiko yang telah disebutkan di atas akan mengancam kehidupan keuangan dan kesehatan mental. Kenyataannya judi online bisa membawa risiko yang tak kalah berbahaya pada kesehatan fisik. Gangguan pada kesehatan berawal dari emosi yang labil ditambah dengan tubuh yang tidak bergerak aktif karena terlalu terpaku pada permainan. Sistem kekebalan tubuh akan menurun kemampuannya hingga berbagai penyakit akan mudah menjangkiti pemain judi online.

Risiko judi online merupakan akibat yang sangat berbahaya. Pemain yang aktif melakukan taruhan online akan merasakan efek seperti stress, depresi, hingga pikiran buruk yang bisa mencelakai dirinya. Selain itu, kesehatan tubuh juga menjadi taruhannya karena penyakit berbahaya siap mengancam kapan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *