Categories
Uncategorized

Perbandingan Hukuman bagi Pelanggar Larangan Judi Konvensional dan Judi Online

pkv games – Di negara Indonesia, perjudian merupakan salah satu tindakan yang melanggar hukum dan undang-undang yang berlaku. Tindakan ini sudah masuk dalam undang-undang perjudian sejak lama. Sayangnya, masih saja banyak orang yang coba-coba untuk memainkannya. Biasanya, orang-orang yang mencoba permainan ini adalah orang-orang yang mengalami masalah finansial. Meski tidak sedikit juga orang-orang yang memiliki keuangan lebih bersenang-senang dengan permainan semacam ini.

Apalagi, saat ini sudah ada jenis permainan judi baru pkv games yang merupakan transformasi dari perjudian konvensional yaitu perjudian online. Dengan adanya perjudian semacam ini, orang-orang merasa lebih bebas dan leluasa dalama menjalankan usaha perjudian atau pun memainkannya. Padahal, pelaku perjudian baik pada perjudian konvensional maupun perjudian online akan tetap mendapatkan hukuman. Dan, hukuman untuk orang-orang yang terlibat perjudian online lebih tinggi sanksinya.

Hukuman Perjudian Konvensional

Berdasarkan perundang-undangan yang dikeluarkan pada tahun 1974 Undang-undang Republik Indonesia Nompr 7 tentang Penertiban Perjudian, menyatakan bahwa perjudian merupakan sebuah tindakan yang bertentangan dengan agama, susila dan moral Pancasila. Oleh karena itu pemerintah menetapkan larangan perjudian di negara Bhineka Tunggal Ika ini dan orang-orang yang terlibat di dalamnya akan masuk dalam kasus pidana.

Di dalam undang-undang ini juga disebutkan berbagai jenis perjudian yang dilarang. Di antaranya adalah semua perjudian yang berlangsung di kasino, seperti rolet, blackjack, bakarat dan lain sebagainya; perjudian yang dilakukam di tempat ramai, seperti taruhan dalam pertandingan olahraga seperti sepak bola atau juga olah raga lainnya;; dan juga perjudian yang sudah menjadi kebiasaan di masyarakat seperti adu ayam, karapan sapi dan lainnya yang melibatkan taruhan uang.

Orang-orang yang terlibat dalam perjudian ini maka akan mendapatkan hukuman berdasarkan KUHP Perjudian pasal 303 ayat 1 yang sudah banyak mengalami revisi. Hingga saat ini, hukuman yang sudah ditetapkan bagi pelanggar larangan perjudian adalah hukuman kurungan penjara maksimal selama 4 tahun dan membayar denda maksimal sebanyak 10 juta rupiah. Pernyataan ini terdapat pada ayat 1 KUHP Perjudian.

Bagi orang yang pernah melakukan tindakan perjudian sebelumnya akan dikenai hukuman yang berbeda, seperti yang terdapat pada ayat 2 dari pasal 303 yang terdapat pada Kitab Urusan Hukum Pidana. Hukuman yang diterima adalah maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal sebanyak 15 juta rupiah. Hukuman ini bukan hanya diberlakukan kepada perseorangan saja melainkan juga badan hukum atau perusahaan yang mengadakan dan menyediakan permainan judi.

Hukuman Perjudian Online

Bagi para pelaku judi yang terlibat dalam perjudian online, selain akan dikenai hukuman berdasarkan pasal yang terdapat di KUHP, orang tersebut juga akan terkena pasal UU ITE. UU ITE merupakan jenis undang-undang yang berkaitan dengan transaksi elektronik. Perjudian bukan hanya masalah memainkan permainan saja tapi ini juga melibatkan traksaksi uang yang tidak sedikit secara daring. Oleh karena itu, tindakan perjudian online ini melibatkan undang-undang ITE juga.

Hal yang berkaitan dengan larangan perjudian online ini terdapat pada pasal 27 ayat 2 Undang-undang mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 11 tahun 2008. Pasal ini kemudian mengalami revisi atau perubahan dengan keluarnya undang-undang nomor 19 tahun 2016. Sama seperti halnya yang berlaku pada perjudian konvensional, pada perjudian online pun yang akan mendapatkan hukuman atas pelanggaran undang-undang ini bukan hanya pemain saja melainkan semua orang yang terlibat di dalamnya.

Hukuman yang diberikan kepada orang-orang yang terlibat perjudian online ini bisa dikatakan lebih berat. Secara hukuman kurungan, pelanggar tindakan perjudian online mendapatkan hukuman kurungan penjara maksimal 6 tahun, seperti yang diberikan kepada pelaku perjudian yang pernah terjerat hukuman sebelumnya. Akan tetapi, denda yang diberikan maksimal bisa mencapai hingga 1 milyar rupiah. Melihat angka yang sangat besar ini bisa dikatakan uang yang akan diperoleh dari perjudian tidaklah sebanding.

Sedangkan untuk jenis permainan yang dilarang pada perjudian online itu tidak jauh berbeda dengan permainan judi konvensional. Karena bisa dikatakan, segala jenis bentuk perjudian konvensional yang dulu dimainkan secara langsung di tempat tertentu sekarang semuanya sudah bisa ditemukan di jejaring internet. Bahkan termasuk sabung ayam, gapleh dan berbagai permainan tradisional lainnya.

Cara Menghindari Perjudian

Supaya bisa mematuhi undang-undang larangan perjudian dan tidak terjerat ke dalam perjudian maka harus dilakukan beberapa langkah pencegahan. Hal paling awal yang perlu dilakukan adalah dimulai dari diri sendiri dengan mendekatkan diri dengan sang Pencipta, keluarga serta teman-teman. Apalagi ketika mengalami kesulitan finansial, lebih baik dibicarakan dengan orang-orang terdekat.

Berlari ke perjudian hanya akan menyelesaikan masalah sementara saja dan justru akan mengakibatkan lebih banyak masalah dan hal negatif. Kalaupun ingin memainkan permainan untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu, pilihlah permainan yang tidak mengandung unsur perjudian karena masih banyak pilihan permainan yang sehat. Jaga juga pergaulan, jangan sampai terlibat dengan orang-orang yang terjerat permainan judi.

Jika ada orang-orang di sekitar Anda terlibat permainan judi, jangan pernah bosan untuk mengingatkan mengenai efek negatif dari perbuatan ini. Jika niatnya adalah ingin mencari uang maka bekerjalah dengan lebih giat. Jangan mengandalkan hal instan yang belum tentu hasilnya. Ubah juga gaya hidup, jangan sampai berlebihan. Jangan karena mau mengikuti gaya hidup mewah hingga akhirnya terlibat dengan tindakan pidana.

Hidup dengan mengikuti hukum jauh lebih aman dan nyaman, apalagi jika bisa mengikuti perundang-undangan mengenai larangan perjudian. Anda akan terlepas dari jerat kemiskinan, beban mental dan pikiran. Hubungan dengan keluarga dan orang-orang di sekitar juga akan lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *